Pohon / Bak Kulubu (Toona sinensis M.Roem.)

 

Toona Sinensis, dikenal juga sebagai mahoni cina, surian cina, atau surian merah, termasuk famili Meliaceae. Spesies ini berasal dari kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, mulai dari Korea Utara, bagian selatan, sebagian besar wilayah Tiongkok, Nepal, Timur Laut India, Myanmar, Thailand, Malaysia, hingga Indonesia bagian barat. Di Indonesia, masyarakat Sumatra mengenalnya dengan nama suren atau ingul. Nama ilmiah Toona Sinensis pertama kali dipublikasikan oleh botanis Adrien-Henri de Jussieu pada tahun 1846, menandai pengenalan resmi spesies ini dalam dunia botani.

Klasifikasi

Kingdom: Plantae

Subkingdom: Tracheobionta

Superdivisi: Spermatophyta

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnoliopsida

Subkelas: Rosidae

Ordo: Sapindales

Famili: Meliaceae

Genus: Toona

Spesies: Toona Sinensis (A. Juss) M.Roem.

Morfologi

1.     Batang

Toona Sinensis merupakan pohon gugur yang dapat bertumbuh hingga 25 meter dengan diameter batang mencapai 70 cm. Kulit batangnya memiliki ciri khas yang berubah seiring usia: saat muda terlihat halus berwarna kecoklatan, kemudian menjadi bersisik hingga berbulu ketika pohon semakin tua. Struktur batang yang kokoh menjadikannya penopang utama tajuk yang lebar dan menjulang. 

2.     Daun

Daunnya tersusun menyirip dengan ukuran panjang 50-70 cm dan lebar 30-40 cm. Daun ini terdiri dari 10-40 helai anak daun, umumnya berbentuk paripinnate (tanpa daun tunggal di ujung), meski terkadang bisa imparipinnate. Setiap anak daun berukuran 9-15 cm panjang dan 2,5-4 cm lebar, dengan tepi yang bergerigi halus, baik sebagian maupun keseluruhan permukaan. Warna hijau yang segar dengan tekstur halus membuat dedaunannya tampak rimbun dan indah.

3.     Bunga

Bunga Toona sinensis muncul pada musim panas, tersusun dalam bentuk malai sepanjang 30-50 cm yang tumbuh di ujung cabang. Bunganya berukuran kecil, hanya 4–5 mm dengan lima kelopak berwarna putih pucat, sederhana namun memberikan keanggunan alami yang khas pada pohon ini.

4.     Buah

Buah dari Toona sinensis berbentuk kapsul dengan panjang 2-3,5 cm. Di dalamnya terdapat beberapa biji bersayap yang memudahkan penyebaran melalui angin. Bentuk buah yang ringan dan aerodinamis ini membuat spesies ini mampu memperluas distribusinya secara alami.

Kembali ke daftar artikel